Linux, Mac OS, Microsoft Windows, Teknologi, Games dan Informasi Terkini, Tutorial

Ada yang belum tau instalasi Node.js?

September 15, 2018

Kalo selama ini kita mengenal JavaScript sebagai client side scripting, sekarang JavaScript punya  server side scriptingnya juga seperti apache gitu, nah server side scripting ialah si  Node.js. Artinya sekarang Kamu bisa membangun layanan web menggunakan bahasa JavaScript. Node.js punya NPM atau Node Package Manager, yaitu managemen paket librari untuk Node.js. NPM memudahkan pengembang untuk membagikan librari dan aplikasi node, sehingga orang lain dapat dengan mudah memasang dan mencopot librari pada programnya.

Tutorial instalasi Node.js sebenernya sudah ada  dijelaskan di websitenya Node.js sendiri. Namun pada tulisan ini saya  memberikan  langkah-langkah praktis instalasi Node.js untuk OS yang di jaman now.

Cara Kerja Node.js

Cara kerja di balik Node.js menarik untuk dibahas. Dibanding dengan teknologi web server tradisional dimana setiap request dibuatkan masing-masing satu thread, dan jumlah koneksi terbatas dengan jumlah RAM yang dimiliki server tersebut karena setiap thread mengambil space RAM. Node.js beroperasi dengan satu thread saja dan menggunakan asynchronous dan non-blocking I/O memungkinkan jumlah konkurensi yang tinggi.

Traditional vs. Node.js
Gambar di ambil dari tulisan Tomislav Capan

Diasumsikan sebuah server tradisional yang dikonfigurasi dengan RAM 8GB, dan asumsikan setiap thread memerlukan RAM sebanyak 2MB. Server tersebut secara teori hanya bisa melayani request maksimal 4000 request. Skenario tersebut sudah biasa dalam server tradisional. Dengan menghidari hal-hal tersebut Node.js sudah dibuktikan bisa melayani 1 juta koneksi.

Namun dengan menggunakan hanya satu thread bukan tidak mungkin aplikasi akan mengalami kekacauan jika tidak diperhatikan dengan benar. Melakukan komputasi yang lama dan rumit dengan Node.js dapat menghasilkan blocking memperlambat aplikasi yang berakibat pada koneksi baru tidak akan dilayani oleh server sampai proses tersebut selesai.

Tutorial instalasi Node.js sebenernya sudah ada  dijelaskan di websitenya Node.js sendiri. Namun pada tulisan ini saya  memberikan  langkah-langkah praktis instalasi Node.js untuk OS yang di jaman now.

Instalasi Pada Linux berbasis Ubuntu dan Debian

Langkah-langkah berikut dapat diterapkan pada Ubuntu 14.04 LTS ke atas dan Debian 8 ke atas. Selain itu juga dapat diterapkan pada distribusi turunannya seperti Linux Mint 17, Elementary OS Freya dan Trisquel 7.

Pada terminal jalankan perintah berikut:

curl -sL https://deb.nodesource.com/setup_4.x | sudo -E bash -
sudo apt-get install -y nodejs
sudo apt-get install -y build-essential

Adapun untuk instalasi di distribusi linux lainnya, Kamu bisa merujuk ke halaman panduan instalasi langsung di website Node.js disini.

Instalasi Node.js di Windows

Untuk instalasi di Windows, Kamu cukup mengunduh installer yang telah disediakan untuk Windows. Buka halaman download Node.js dan klik tautan unduhan untuk Windows Installer. Jalankan installer dan ikuti panduannya seperti menginstal aplikasi lainnya pada Windows.

Instalasi Node.js di Mac OS

Sama seperti di Windows, untuk instalasi di Mac OS pun Kamu cukup mengunduh installer yang telah disediakan untuk Mac OS. Buka halaman download Node.js dan klik tautan unduhan untuk Macintosh Installer. Jalankan installer dan ikuti panduannya seperti menginstal aplikasi pada umumnya.

Gambar terkait

Cek Hasil Instalasi

Untuk memastikan NodeJS sudah terinstal dengan baik dan sudah terdaftar di path (untuk Windows), buka jendela baru terminal atau cmd lalu ketikkan perintah berikut:

node -v

npm -v

Perintah di atas berfungsi untuk mengecek nomor versi nodejs dan npm. Apabila nomor versi muncul maka itu artinya nodejs dan npm sudah siap digunakan.

 

Kesimpulan

Node.js bukanlah solusi untuk membuat web application yang modern, tapi Node.js adalah sebuah solusi untuk membuat sebuat aplikasi jaringan yang bisa menangani jumlah koneksi yang banyak, melakukan pertukaran data yang banyak, dan melakukan komunikasi client-server secara real-time. Aplikasi yang melakukan banyak komputasi tidak cocok dibangun dengan Node.js karena lamanya komputasi akan membuat blocking.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: