Networking, Tips & Tricks

Tips Memilih Router Mikrotik Sesuai Kebutuhan

Juli 5, 2018

Banyaknya produk Mikrotik dan pilihan tipe produk dengan berbagai macam spesifikasi , mungkin sedikit bingung ketika kita menentukan perangkat yg cocok untuk kondisi network anda. Bagi pemula mungkin ini akan menjadi kendala, berbeda bagi yang sudah lama berkecimpung di dunia Mikrotik tidak menjadi masalah. Kali ini kami akan memberikan tips sederhana dalam memilih perangkat mikrotik yang pas untuk kebutuhan network anda dengan analisis sedikit demi sedikit tentang ini.

TRAFIK DATA

Tentukan terlebih dahulu, di dalam organisasi bisnis anda, trafik apa yang penting untuk anda? E-Mail, FTP, HTTP, VoIP, Video Conference, Browsing, Download atau lainnya. Jika anda pemilik warnet atau game online, hal ini juga berlaku untuk anda, anda harus bias menganalisa, user anda lebih kepada browsing, download atau game online ?

Jika anda sudah mendapatkan hasil penentuan dari 2 point di atas, sekarang tinggal memilih router yang tepat. Mikrotik memiliki beberapa jajaran produk yang baik, mulai dari mikrotik RB750 sampai dengan Cloud Core Router yang fenomenal. Pastikan anda sudah menentukan budget belanja anda. Jangan membeli routerboard yang tidak sesuai dengan budget atau tidak sesuai dengan jumlah trafik anda (e.g : Mikrotik CCR untuk warnet / kantor 10 user)

PEMILIHAN SETTINGAN / KONFIGURASI

Pemilihan settingan / konfigurasi tidak kalah penting dengan pemilihan routernya, mulai dari konfigurasi routing, manajemen bandwidth, firewall, mikrotik hotspot, load balancing, policy routing dan lain – lain. Karena performa router juga bergantung pada konfigurasi, maka pastikan settingan / konfigurasi mikrotik tidak melebihi kapasitas kemampuan si router.

Dari penjelasan sebelumnya dapat diambil kesimpulan bahwa yang yang perlu kita sesuaikan adalah spesifikasi dan kebutuhan hardware, untuk kebutuhan dan spesifikasi hardware secara teori dapat kita kelompokkan seperti berikut :

  1. Hardware dengan processor 300/400 Mhz seperti RB450, RB750, RB493, dan sebagainya idelanya dapat digunakan untuk beban traffic kurang dari 5 Mbps
  2. Hardware dengan processor 680/800 Mhz seperti RB450G, RB433H, RB493G, RB800 , dan sebagainya idelanya dapat digunakan untuk beban traffic kurang dari 20 Mbps
  3. Hardware dengan processor 1Ghz seperti RB1200 idealnya untuk beban Traffic kurang dari 100Mbps
  4. Hardware dengan processor 1Ghz dual core seperti RB 1100AHx2 dan RB1100Hx2 idealnya untuk beban traffic lebih dari 100bps
  5. Hardware dengan processor Multi Core x86 processor seperti varian MikroBits jenis Aneto, Ainos, dan Dinara idelanya untuk beban traffic kurang dari 1 Gbps
  6. Hardware dengan processor xeon processor seperti MikroBits Dinara idelanya untuk beban traffic  10 Gbps

Semoga Tips Sederhana Memilih Perangkat Mikrotik yang Tepat ini bisa menjadi acuan bagi anda dalam pemilihan produk MikroTik

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: