Microsoft Windows, Networking, Review

Microsoft Hyper-V

Februari 24, 2018

Microsof sebagai salah satu perusahaan software terbesar di dunia, tidak ingin kalah dengan perusahaan yang lain dalam membuat dan menyediakan solusi virutualisasi. Pada windows XP dengan membuat software WIndows Virtual PC , Microsoft pelan-pelan tetapi pasti mulai juga masuk kolam untuk berlomba dengan software virtualisasi yang telah ada sebelumnya. Windows Virtual PC tersebut sebenarnya solusi dari microsoft untuk menjalankan sistem operasi percobaan sebelum diinstal ke komputer yang sungguhan. Jadi dapat dikatakan Windows Virtual PC ini diperperuntukkan untuk segemen dekstop aja, bukan untuk segmen server, apalagi di pergunakan untuk server produksi.

Namun, pada zaman windows server 2003R2, Microsoft mulai memperkenalkan sebuah software virtualisasi baru yang diberi nama Hyper-V. Berbeda dengan WVPC(Windows Virtual PC), Hyper-V ini diproduksi (korporat) sehingga pengembangannya sangat serius. Keseriusan ini dapat dilihat pada perembangan Hyper-V itu sendiri, dari generasi awal sampai ke generasi baru mengalami peningkatan yang cukup pesat. Saat pertama diperkenalkan, Hyper-V merupakan sabuah progaram yang terpisah, dan tidak diturut sertakan (include) dalam Media  Installer WIndows. Namun hal ini berubah saat Microsoft memperkenalkan Windows Server 2008, diman pada versi Windows Server ini, Hyper-V telah dijadikan sebuah pilihan untuk diaktifkan atau tidak dari windows server manager, dan terus disempurnakan pada Windows-windows Server terbaru. Hasilnya, pada windows Serer 2008R2, Hyper-V ini ada yang dirilis dalam bentuk bare metal juga serperti layaknya VM Ware ESXi.

Jadi selain di turut sertakan dalam media instalasi windows, hyper-v juga tersedia dalam media instalasi sendiri yang dapat di iinstall ke server dalam bentuk sistem operasi itu sendiri. Sistem operasi tersebut sebenarnya adalah versi windows server 2008R2 yang minimal tanpa GUI. Hal ini masih terus dipertahankan sampai pada generasi Windows Server 2012, yang merupakan versi terbaru dari windows server. Karena hal ini, microsoft berani menawarkan layanan aplikasi yang berbasis cloud yang sebenarnya didukung oleh software Hyper-V ini.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: